Dinas Pariwisata Tidore Genjot Penataan Benteng Tahula dan Tore

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad
HM, TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong pengembangan wisata sejarah, salah satunya melalui penataan Benteng Tahula dan Benteng Tore yang berada di Kelurahan Soasio.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, mengatakan kawasan Soasio memiliki potensi besar sebagai pusat wisata sejarah karena terdapat tujuh situs bersejarah yang menjadi daya tarik utama. Rabu (8/4/2026).
Ketujuh situs tersebut meliputi Kedaton Kesultanan, Jembatan Kesultanan, Museum, Makam Sultan Nuku, Makam Sultan Zainal Abidin Syah, serta Benteng Tore dan Benteng Tahula.
Menurutnya, pembangunan kedua benteng tersebut didukung melalui anggaran Balai Pelestarian Kebudayaan atas usulan pemerintah daerah. Saat ini, Benteng Tahula masih dalam tahap pekerjaan dan belum sepenuhnya rampung.
“Meski belum selesai, animo masyarakat untuk berkunjung ke Benteng Tahula cukup tinggi, bahkan tidak hanya dari Tidore dan Ternate, tetapi juga dari luar daerah,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah daerah berharap Kementerian Kebudayaan dapat terus mempercantik kawasan benteng, termasuk menambahkan fasilitas pendukung seperti spot foto serta penyajian narasi sejarah perjalanan bangsa Spanyol di Tidore.
Selain wisata darat, kawasan ini juga memiliki potensi wisata bahari. Di perairan sekitar Soasio, terdapat artefak bawah laut berupa keramik dan piring Cina pada kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter yang berpotensi dikembangkan sebagai wisata selam sejarah.
Sementara itu, untuk benteng di wilayah Cobo, saat ini masih dalam tahap kajian oleh tim ahli cagar budaya guna memastikan posisi serta nilai historisnya.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan kementerian dalam pengembangan dan revitalisasi benteng-benteng bersejarah di Tidore.
“Tidore adalah kota bersejarah, sehingga pengembangan wisata sejarah harus terus diperkuat,” tambah Daud.





