Bimtek Penyusunan Master Plan Smart City Resmi Ditutup

Penutupan Bimtek Penyusunan Master Plan Smart City Yang Berlangsung di Greendland Hotel
TOBELO,HM- Bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan master plan Smart City di Kabupaten Halmahera Utara yang berlangsung 4 tahap, Jumat(19/11/2021) secara resmi berakhir. Kegiatan yang berlangsung di Greendland Hotel Desa Gura, Tobelo itu, ditutup secara resmi oleh Asisiten III Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yudihart Noya.
Bimtek penyusunan master plan smart city ini, dimulai sejak tanggal 1-2 September, dengan menghadirkan narasumber yang merupakan tim konsultan atau tenaga ahli dari Kementrian Kominfo RI. Mereka diantaranya, Heri Sutrisno, Listyo Dwi Harsono, dan Tri Widarmanti.
Asisten III Yudihart Noya, mewakili Bupati Frans Manery , dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada tim ahli/konsultan penyusunan masterplan smart city yang telah hadir dan berbagi pengatahuan bersama untuk mengembangkan daerah menuju kota cerdas.
” Kami Pemerintah Daerah punya komitmen bahwa Halmahera Utara ini akan menjadi Kota Cerdas,” katanya.
Sementara Heri Sutrisno selaku Tim Ahli mengapresiasi seluruh peserta bimtek yang telah mengikuti dari awal hingga akhir. Hal ini tentunya menggambarkan harapan positif Halmahera Utara akan jadi kota Cerdas nantinya.
Heri berharap, agar buku yang nantinya disusun oleh pihaknya itu, akan menjadi acuan dan pedoman dalam mengikuti program pembangunan Halmahera Utara menuju kota cerdas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian, Deky Tawaris memaparkan, ada empat dokumen yang akan menjadi dasar atau pedoman dalam melaksanakan Smart City di Halmahera Utara. Yakni buku analisis strategi, program kerja kota cerdas, Quickwin, dan buku program kolaborasi kawasan wisata Kabupaten. Diantaranya Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara,Halmahera Tengah, dan Halmahera Timur.
Dari kegiatan tersebut menurut Deky, ditahun depan nantinya ada evaluasi oleh Presiden Jokowi dan juga dari pihak Kementerian Kominfo, dengan mempedomani dokumen yang menjadi dasar smart city.
Selain itu, nantinya juga bakal ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU oleh empat kepala daerah, yakni Bupati Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halteng, dan Halut yang dijadwalkan akan dilaksanakan ditanggal 29-30 November 2021 nanti di Kota Ternate. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan MoU oleh Bupati dan Wali Kota se Indonesia untuk 100 Kabupaten/ Kota Smart City di Ibukota Jakarta 19 Desember 2021 nanti.
” Ungkapan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo serta juga Menteri Kominfo serta Tim Konsultan dan Fasilitator Smart City, para pimpinan OPD Halut, Camat dan Kepala Desa dan para peserta bimtek yang telah bersama sama mencurahkan kemampuan, pikiran dan tenaga untuk menyempurnakan dokumen yang telah kita siapkan,” pungkas Deky.
Penutupan bimtek smart city sendiri diakhiri dengan penandatanganan seluruh pimpinan OPD yang disaksikan langsung oleh Asisten III Bidang Pekonomian dan Pembangunan Yudihart Noya. (Jef/Man)





