Umar Ismail Sebut Pekerjaan Proyek di Kelurahan Mareku Abal-Abal

Proyek Drainase di Kelurahan Mareku

TIDORE, HM- Sejumlah pekerjaan proyek yang melekat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tidore Kepulauan,
diduga kuat terjadi mark up anggaran oleh pihak kontraktor.

Hal ini ikut menuai sorotan dari Anggota DPRD Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tikep, Umar Ismail. Pasalnya, proyek seperti pembangunan drainase, jalan tani dan normalisasi kali pekerjaannya tidak dipajang papan nama proyek.

Selain itu, Umar juga menyentil pagu anggaran yang tidak sebanding dengan volume pekerjaan, seperti pembangunan Drainase dengan pagu anggaran senilai kurang lebih Rp. 100 juta dengan volume 70 meter, namun terlihat di lapangan sekitar 30 meter yang dikerjakan.

“Ini tentu menyalahi aturan dan tidak sesuai harapan masyarakat. Proyek harus punya papan nama, sehingga masyarakat juga tau dari mana sumber anggarannya, apakah dari provinsi, dari kota Tidore atau sumber anggarannya darimana sehingga masyarakat punya kewajiban mengawasi proyek tersebut, kalau seperti ini terkesan proyek abal-abal,” ungkapnya. (Red)

Related Articles

Back to top button