Masuk Halut Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

Rapat Gabungan Tim  Vaksinasi Dalam Rangka Penajaman Tugas- Tugas Satgas Khusus Terkait Dengan Vaksinasi

Peliput : Jefry Tuhuleruw

Editor   : Arman Abd.Latif

TOBELO,HM- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Satuan tugas( Satgus) Covid-19, bakal memberlakukan aturan ketat bagi warg yang masuk wilayah Halut diwajibkan untuk menunjukan sertifikat vaksin.

Bagi warga yang divaksin, oleh Pemda juga disiapkan dorprize sembako bagi masyarakat.

Sekretaris daerah(Sekda) Halut, E.J Papilaya, dalam rapat gabungan tim vaksinasi dalam rangka penajaman tugas tugas Satgas khusus terkait dengan vaksinasi yang berlangsung di gedung Hibualamo Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Jumat(26/11/2021)kemarin menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki hanya di tiga Kecamatan yang memiliki diatas 50 persen vaksinasi.

Diantaranya, PKM Tobelo, PKM Tobelo Utara (Gorua) dan PKM Tobelo Selatan (Kupa Kupa). Sementara yang lainnya dibawah 50 persen. Olehnya itu, untuk meningkatkan program vaksinasi,bakal dilimpahkan ke masing-masing bidang dalam pelaksanaan tugas.

Untuk mendorong kegiatan vaksinasi juga dibuat game vaksinasi terkait dengan pembagian Dorprize yakni pembagian sembako ke masyarakat pada saat mereka datang untuk melaksanakan vaksinasi.

Orang nomor tiga Pemkab Halut ini juga memerintahkan Kepala Penilitan dan Pengembangan( Litbang) agar dapat menyiapkan data akurat terkait jumlah ASN yang belum dan sesudah divaksin untuk ditindaklanjuti bersama.

” Bagi ASN yang belum vaksin, akan diserahkan ke pihak Satpol PP yang nantinya turun langsung ke OPD sesuai data akurat untuk Vaksin di tempat. Selanjutnya, ada strategi berikan sembako dan sasarkan ke Desa yang presentasi data vaksinasi di bawah 30 persen,” ucap Papilaya.

Jajaran TNI/Polri juga bakal dikerahkan di wilayah yang presentasi dibawah 30 persen, serta pembagian bidang bagi dibawah 30 persen percepatan vaksinasi diantaranya Desa Dama Bidang 1, Dorume Bidang 2, Supu bidang 3, Salimuli bidang 4, Galela Bidang 5, Toliwamg Tenaga Ahli, desa Daru sekertariat dan desa Bobaneigo Tenaga inti.Sementara untuk anggaran di serahkan ke Dinas Kesehatan untuk menyikapi hal tersebut.

Ditambahkan, rencana penyekatan pada pos yang ditentukan rencana dilaksanakan hari Senin 29 November 2021 nanti. Yaitu Pos Mamuya Nakes Galela, Gorua Nakes Gorua, Pos Pelabuhan Nakes Pelabuhan, Kupa Kupa Nakes Kupa kupa, Malifut Nakes Malifut, Pos Kao Utara Nakes Daru, Pos Karianga Tim Satgas dan waktu penyekatan dari pagi sampai malam Hari, yang waktunya tidak ditentukan.

Papilaya juga memastikan ditanggal 4 Desember 2021, nantinya ada ada kunjungan Panglima TNI di Propinsi Maluku Utara, dalam rangka mengecek langsung pelaksanaan program vaksinasi.

“Pelaksanaan serbuan vaksinasi oleh tim vaksinator keliling ini juga sebagai bentuk persiapan kunjungan Panglima TNI ke Malut,” ujarnya.

Tenaga ahli Dr.Jubhar Mangembulude, menegaskan, penyekatan untuk dorong percepatan program vaksinasi telah dilaksanakan.Hal ini, tentunya perlu disampaikan kepada masyarakat, yang mana wilayah sudah capai 50 persen adalah wilayah aman, apabila yang masuk harus vaksinasi, dan wilayah dibawah presentasi 30 persen itu tidak aman agar warga yang masuk dikurangi.

“Pemetaan pos pada prinsipnya berdasarkan data dan perlu disosialisasikan bagi masyarakat agar tidak muncul Hoax di kalangan masyarakat,” imbuhnya.

Wakapolres Halut, Kompol Alwane Aufat dalam pertemuan tersebut menegaskan,untuk mendorong pencapaian target vaksinasi, pihaknya juga bakal melaksanakan vaksinasi di 4 wilayah per Polsek. Diantaranya, Polsek Galela, Polsek Loloda Utara, Polsek Kao dan Polsek Maifut. Selain itu juga dilakukan dorprize pembagian undian kepada masyarakat yang akan divaksin.

Pasi OPS Kodim 1508/Tobelo Kapten Arh Mohammad Ali dalam pertemuan tersebut menyatakan, kegiatan yang efektif adalah razia dan Desa Dama diminta ada razia sebagai salah satu jalan keluar. Sementara untuk wilayah Galela tempat yang paling strategis hanya di Desa Mamuya, karena saat ini masih fokus razia di dalam kota Tobelo serta wilayah Selatan di Mako Brimob.

” Kedepan akan kedatangan Panglima TNI dalam rangka mengecek Perkembangan vaksinasi, maka itu kami meminta persiapan 2 tim untuk pelaksanaan serbuan Vaksinasi. Perlu ada penyampaian kepada masyarakat bahwa bagi warga yang masuk ke Halmahera Utara harus memiliki sertifikat Vaksin,” paparnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekda Halut, E.J Papilaya, Dandim 1508/Tobelo yang diwakili oleh Pasi Ops Kodim 1508/Tobelo Kapten Arh Mohammad Ali, WaKapolres Kompol Alwane Aufat, Dr.Jubhar Mangimbulude, (Tim Ahli Satgas COVID-19),
Kepala Dinas Kesehatan, Selvianus Kaya, Kepala Litbang Halut, Nus Pasimanyeku, Staf Ahli Bupati Bidang SDM, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Jois Mahura, Kepala Satpol-PP Mohammad Kacoa, Sekertaris Dinas Perindagkop Leksi Noya , Kadis Kominfo Halut, Deki Tawaris.( Jef)

 

 

 

Related Articles

Back to top button