Staf Ancam Mogok Kerja di RSUD Weda Jika Benar Dokter Ini Dimutasikan

HALTENG, HM – Kabar pemutasian seorang dokter di RSUD Weda yang belakangan diketahui dr Sukri Soamola dan dua orang staf lainnya membikin sejumlah staf dan perawat ancam mogok kerja di RSUD Weda.

“Jika benar dokter Sukri Soamola di mutasikan lihat saja nanti, pasti ada dampak yang timbul dari kalangan staf serta masyarakat,” jelas staf ini kepada media Jumat, (16/9/22) malam ini.

Foto istimewa Direktur RSUD Weda dr Selvia Dedi Denggo

Sejumlah staf juga bilang, kami rela dan puas jika kehilangan seorang Direktur RSUD Weda dr Selvia Dedi Denggo dari pada kehilangan seorang dokter rumah sakit seperti dr Sukri Soamola.

“Karena hadirnya dr Sukri Soamola di rumah sakit ini membuat banyak perubahan dan semangat berkantor. Perubahan rumah sakit lebih baik karena berasal dari dokter Sukri dan dokter Iren (mantan Direktur) rumah sakit ini. Banyak masyarakat juga yang senang dengan kehadiran sosok dokter ini,” ucap beberapa staf kepada media ini Jumat, (16/9/22) siang tadi.

Jujur kami sangat kesal saat mengetahui Direktur RSUD Weda dr Selvia Dedi Denggo memutasikan dokter Sukri Soamola ke Puskesmas Weda.

“Torang samua murka serta kesal dengan sikap Direktur rumah sakit yang memutasikan dokter Sukri Soamola, kami menilai pemutasian ini diduga ada unsur ketakutan perebutan jabatan. Lebih pasnya Direktur takut posisinya diganti oleh dokter Sukri Soamola,” terang mereka.

Namun, pada kesempatan ini kami tegaskan kepada Direktur agar tetap tenang, karena posisimu tak akan diganggu sesuai dengan pernyataanmu yang mengatakan biarpun wartawan berkoar-koar tentang kinerjaku tetapi Bupati Edi Langkara tak semuda itu melepaskan saya dari jabatan direktur,” kisah sejumlah staf ini.

Mereka juga menambahkan bahwa jabatan direktur ini sudah berulangkali ditawarkan kepada dokter Sukri Soamola, namun dirinya tetap menolak. Jadi kami lebih memahami sikap dokter Sukri Soamola dibandingkan dengan sikap Direktur RSUD Weda yang penuh dengan ambisi dan cari muka ini,” tutup staf ini.

Terkait perihal yang telah diakui oleh Direktur RSUD Weda ini, sejumlah kalangan pun mengancam bakal melakukan aksi di depan rumah dinas Direktur RSUD Weda.

“Beberapa ibu-ibu ini kepada media bilang, kalo sampe Pak dokter Sukri Soamola dapa mutasi, kami ibu-ibu tong akan demo di Direktur RSUD Weda pe muka pintu rumah dinas nanti,” tegas dua ibu ini kepada media malam ini. (Ode)

Related Articles

Back to top button