Pemkab Sula Sosialisasi Pilkades Serentak Tahap Dua di Enam Desa

Sosialisasi Pilkades Serentak Tahap Dua di Enam Desa Yang Berlangsung di Istana Daerah( Isda) Kabupaten Kepulauan Sula
SANANA,HM- Pemerintah Daerah, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, secara resmi menggelar sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap dua, di 6 Desa, yang berlangsung di ruangan Istana daerah (ISDA), Kamis (25/11/2021).
Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Fifian Adeningsih Mus.
Fifian dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa, dirinya tidak main-main dalam hal melakukan pemilihan Pilkades serentak, terutama kepada panitia Pilkades di tingkat desa kecamatan dan panitia kabupaten
” Kita tetap melakukan sosialisasi pemilihan Pilkades Tahap II ini sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku terutama para Kades dan camat agar menjaga kondisi keamanan dan ketertiban sampai dengan terlaksana nya pemilihan dan sesudah pemilihan Kepala Desa di masing-masing desa tersebut,” tegasnya.
Fifian menyatakan, semua pihak harus berusaha agar secepatnya Pilkades serentak bisa berjalan, agar kedepan bisa fokus dengan hal lain, terutama panitia Pilkades bisa mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemilihan dengan mengurangi angka golput dalam
Pilkades tahap dua yang bakal digelar dalam waktu dekat.
Ditempat terpisah, Asisten I Setda Kepulauan Sula, Ahmad Salawane, yang juga ketua panitia Pilkades menegaskan, tahapan pilkades tahap dua yang akan berlangsung di 6 Desa itu diantaranya, Desa Waisakai Kecamatan Mangoli Utara Timur, Desa Mangoli Kecamatan Mangoli Tengah, Desa Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan, Desa Fatkauyon Kecamatn Sulabesi Timur dan Desa Fat Iba Kecamatan Sulabesi Tengah, dan Wailau Kecamatan Kota Sanana.
Sedangkan Desa Fatkauyon dan Desa Wailau, telah ikut pelaksanakan Pilkades tahun sebelumnya, tapi tahun ini juga diikut sertakan karena kedua desa itu saat ini kepala desanya berstatus pejabat sementara.
” Kepala Desa Fatkauyon mundur diri dari jabatan, karena tidak mau lepas status ASN. Sedangkan Kepala Desa Wailau berhalangan tetap atau meninggal dunia,” katanya di sela-sela menghadiri acara HUT PGRI.
Sosialisasi Pilkades serentak tahap dua sendiri menghadirkan narasumber dari Universitas Khairun Ternate.(K-P/Man)





